Jawaban cepat, pemahaman belum tentu
AI bisa membuat kode muncul dalam hitungan detik, tetapi belum tentu mahasiswa memahami alurnya.
Smart Coding Lab & Logic Intelligence Platform
βLOGINT menempatkan AI sebagai akselerator, logic intelligence sebagai lapisan verifikasi, dan kreativitas manusia sebagai pengarah nilai solusi.β
Inspired by UNESCO GenAI Guidance.
Tantangan pendidikan di era AI bukan lagi sekadar apakah mahasiswa bisa menghasilkan jawaban. Tantangannya adalah apakah mahasiswa masih memahami, menjelaskan, menguji, dan mengembangkan solusi yang mereka buat. LOGINT hadir untuk menjaga proses berpikir itu tetap terlihat. Bukan untuk melarang AI, tetapi untuk memastikan bahwa mahasiswa tetap memiliki logic intelligence dan kreativitas yang berada di atas alat bantu AI.
AI mempercepat. Logic Intelligence menepatkan. Kreativitas manusia memberi nilai.
AI bisa membuat kode muncul dalam hitungan detik, tetapi belum tentu mahasiswa memahami alurnya.
Mahasiswa bisa menghasilkan program, tetapi lemah saat diminta menjelaskan logika dan keputusan kodenya.
Saat error muncul atau kebutuhan berubah, mahasiswa yang hanya mengikuti output AI sering kesulitan memperbaiki solusi.
AI seharusnya menjadi alat eksplorasi, bukan batas akhir ide. Manusia tetap perlu mengarahkan solusi.
LOGINT tidak memberi vonis. LOGINT memberi sinyal proses belajar agar dosen dapat membaca pola pengerjaan mahasiswa dengan lebih utuh.
Jawaban muncul sangat cepat dengan revisi minim.
Potongan kode besar masuk sekaligus.
Banyak run dan error berulang dengan progres kecil.
Sempat error, lalu memperbaiki dengan arah yang masuk akal.
Kode berkembang bertahap dari starter menuju solusi.
Browser editor, test case, event log, dan Flag Proses Belajar.
Rekap kelas, per mahasiswa, per soal, export data, dan bank soal.
Integrasi praktikum, riset pembelajaran, dan pengembangan logic intelligence.
LOGINT dimulai dari kebutuhan praktikum nyata, lalu divalidasi di lingkungan kampus. Setelah terbukti, model ini dapat direplikasi sebagai solusi pembelajaran coding untuk prodi, kampus lain, sekolah, dan ekosistem talenta digital.
Membangun MVP dan membuktikan masalah dari ruang praktikum nyata.
Mengubah MVP menjadi sistem praktikum yang dapat dipakai secara institusional.
Membuka jalur adopsi ke pasar pendidikan dan kebutuhan talenta digital.
Jalur monetisasi LOGINT dimulai dari penggunaan praktikum coding, lalu berkembang ke lisensi institusional, paket sekolah, dan implementasi khusus sesuai kebutuhan mitra.

Product Lead & Research Architect

Academic Supervisor & Core Programming Lab Lead

Lab Assistant Developer

Lab Assistant Developer

Learning Experience & Interface Designer

Student Tester & Learning Process Validator

Student Tester & Learning Process Validator
LOGINT dikembangkan untuk mendukung praktikum Algoritma Pemrograman dan pengembangan smart coding lab di lingkungan Telkom University Surabaya.
Untuk kebutuhan demo, pilot praktikum, kolaborasi, atau pengembangan fitur LOGINT, silakan menghubungi tim pengembang melalui Lab Core Programming Team.